TOHPATI — Pemerintah Desa (Pemdes) Tohpati menunjukkan komitmen dan sinergi yang kuat dalam mendukung kegiatan adat, keagamaan, dan budaya di wilayahnya. Sebagai wujud bakti (ngubakti) kehadapan leluhur dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, jajaran Pemdes Tohpati secara resmi nganturkan (menyerahkan) dana punia di Pura Puseh Desa Adat Tohpati.
Penyerahan dana punia ini dilaksanakan dalam rangka nyanggra (menyambut) pelaksanaaan upacara Puja Wali (pujawali/odalan) yang akan segera berlangsung di pura tersebut.
Kehadiran Perbekel (Kepala Desa) Tohpati beserta perangkat desa dan staf disambut hangat oleh Prajuru Desa Adat, Penyarikan, serta krama yang sedang melaksanakan kegiatan ngayah (gotong royong) persiapan upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Tohpati menyampaikan bahwa pemberian dana punia ini merupakan agenda rutin sekaligus bentuk dukungan nyata dari pemerintah desa terhadap kelestarian adat dan tradisi yang menjadi pilar kehidupan masyarakat Bali, khususnya di Desa Tohpati.
"Dana punia ini jangan dilihat dari jumlah nominalnya, melainkan sebagai bentuk ketulusikhlasan, kebersamaan, dan sinergi antara pemerintah (dinas) dan desa adat. Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar sarana prasarana serta jalannya prosesi upacara Puja Wali di Pura Puseh," ujar Perbekel Tohpati.
Prajuru Desa Adat Tohpati yang menerima langsung dana punia tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang konsisten dari pihak pemerintah desa.
"Kami atas nama krama Desa Adat Tohpati mengucapkan suksma (terima kasih) atas dana punia yang digelontorkan oleh Pemdes Tohpati. Sinergi yang harmonis seperti ini sangat kami butuhkan demi suksesnya upacara Yadnya yang suci ini," ungkap salah satu Prajuru Desa Adat.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan seluruh rangkaian prosesi Puja Wali ring Pura Puseh Desa Tohpati dapat berjalan dengan labda karya (lancar dan sukses), serta membawa kerahayuan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat (krama) Desa Tohpati