TOHPATI – Desa Tohpati kini tengah serius bersiap menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di tingkat desa. Hal ini ditegaskan melalui kegiatan Pembinaan Desa Anti Korupsi yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tohpati, bekerja sama dengan tim pembina dari instansi terkait.
Pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas serta memperbaiki sistem administrasi agar menutup celah terjadinya penyelewengan anggaran.
Dalam sesi pembinaan tersebut, ditekankan bahwa status "Desa Anti Korupsi" bukan sekadar label, melainkan pemenuhan 5 komponen penilaian penting:
Penguatan Tata Laksana: Standarisasi prosedur pelayanan publik agar transparan dan tanpa pungli.
Penguatan Pengawasan: Mengaktifkan peran masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memantau proyek desa.
Penguatan Kualitas Pelayanan Publik: Digitalisasi data agar informasi mengenai dana desa mudah diakses warga.
Partisipasi Publik: Melibatkan warga secara aktif dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).
Kearifan Lokal: Mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan moral setempat dalam mencegah perilaku koruptif.
"Pembinaan ini adalah bentuk komitmen kami agar masyarakat tidak perlu ragu lagi terhadap pengelolaan keuangan desa. Setiap rupiah harus kembali dalam bentuk manfaat nyata bagi warga Tohpati," tegas Kepala Desa dalam sambutannya.