SELAMAT DATANG DI DESA TOHPATI KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG PROVINSI BALI MENUJU DESA MAJU,MAKMUR DAN SEJAHTERA BUKA KANTOR JAM 08.00, SENIN - JUMAT DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE 80 DESA TOHPATI BEBAS BENTURAN KEPENTINGAN! DESA TOHPATI DESA ANTI KORUPSI

Artikel

Pengenalan ( Nilai Anti Korupsi Des Tohpati

21 April 2026 11:42:47  Administrator  47 Kali Dibaca  Berita Desa

Pada Purnama Kedasa, 2 April 2026, suasana di SD Negeri Tohpati dilaksanakan upacara melaspas—sebuah ritual penyucian yang menandai penggunaan bangunan sekolah secara niskala dan sekala. Di tengah rangkaian upacara, pementasan tari topeng menjadi salah satu sajian yang paling dinanti. Seorang penari dengan busana adat lengkap memasuki halaman, mengenakan topeng yang memancarkan karakter kuat—kadang bijaksana, kadang jenaka, namun selalu sarat makna. Setiap gerakannya diiringi tabuhan gamelan yang ritmis, menghidupkan cerita yang disampaikan tanpa kata. Dalam pementasan tersebut, terselip pesan moral yang relevan bagi seluruh warga sekolah, terutama para siswa. Sang tokoh menegaskan bahwa ilmu pengetahuan harus diiringi dengan budi pekerti yang luhur dan menegaskan pentingnya rasa Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, kerja keras, Sederhana, Berani, dan Adil.

Penari membawakan dengan simbolik menyentuh pentingnya menjauhi perilaku korupsi sejak dini. Korupsi tidak hanya dimaknai sebagai tindakan besar yang merugikan negara, tetapi juga kebiasaan kecil seperti berbohong, menyontek, atau mengambil hak orang lain. Anak-anak diajak memahami bahwa integritas dimulai dari hal-hal sederhana berani berkata jujur, disiplin dalam belajar, serta bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.

Pada Purnama Kedasa, 2 April 2026, suasana di SD Negeri Tohpati dilaksanakan upacara melaspas—sebuah ritual penyucian yang menandai penggunaan bangunan sekolah secara niskala dan sekala. Di tengah rangkaian upacara, pementasan tari topeng menjadi salah satu sajian yang paling dinanti. Seorang penari dengan busana adat lengkap memasuki halaman, mengenakan topeng yang memancarkan karakter kuat—kadang bijaksana, kadang jenaka, namun selalu sarat makna. Setiap gerakannya diiringi tabuhan gamelan yang ritmis, menghidupkan cerita yang disampaikan tanpa kata. Dalam pementasan tersebut, terselip pesan moral yang relevan bagi seluruh warga sekolah, terutama para siswa.

Sang tokoh menegaskan bahwa ilmu pengetahuan harus diiringi dengan budi pekerti yang luhur dan menegaskan pentingnya rasa Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, kerja keras, Sederhana, Berani, dan Adil. penari membawakan dengan simbolik menyentuh pentingnya menjauhi perilaku korupsi sejak dini. Korupsi tidak hanya dimaknai sebagai tindakan besar yang merugikan negara, tetapi juga kebiasaan kecil seperti berbohong, menyontek, atau mengambil hak orang lain. Anak-anak diajak memahami bahwa integritas dimulai dari hal-hal sederhana—berani berkata jujur, disiplin dalam belajar, serta bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Pengaduan Online

Pengaduan Online

 Peta Desa

 SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT

 Statistik

 Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

 Pemerintah Desa

 Media Sosial

 Arsip Artikel

07 Agustus 2018 | 5.221 Kali
Sejarah Desa Tohpati
07 Agustus 2018 | 3.599 Kali
Profil Wilayah Desa Tohpati
06 Agustus 2018 | 3.535 Kali
Pemerintah Desa
06 Agustus 2018 | 3.511 Kali
Visi dan Misi
07 November 2014 | 3.506 Kali
Pemerintahan Desa
08 Agustus 2018 | 3.483 Kali
LPM
08 Agustus 2018 | 3.344 Kali
PKK

 Agenda

Belum ada agenda

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:201
    Kemarin:507
    Total Pengunjung:384.320
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:18.97.14.81
    Browser:Tidak ditemukan

 Komentar